Emang Bisa Harga Kredit 10 Tahun sama dengan Harga Cash?

1 bulan yang lalu      Ilmu Dasar Properti

REVOLUSI FORMULA DEVELOPER PROPERTI SYARIAH/ISLAMI



Pemenuhan kebutuhan terhadap tempat tinggal masih menjadi salah satu penyebab masalah utama bagi masyarakat Indonesia. Kondisi ini diperparah dengan tingginya harga properti tiap tahunnya, sebagai akibat dari lahan yang mulai sempit di daerah perkotaan. 

Tingginya tingkat urbanisasi atau perpindahan masyarakat dari desa ke kota memicu ancaman ekonomi untuk tetap tumbuh yang senantiasa melaju tiada henti yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan terhadap tempat tinggal yang layak dan terjangkau. 

Menteri Keungan, Sri Mulyani mengatakan bahwa kebutuhan rumah bagi masyarakat berkisar antara 800.000 sampai 1 juta unit per tahunnya. Kebutuhan rumah sekitar 40% oleh sektor swasta dan pemerintah hanya 20%. Sisanya 40% belum bisa terpenuhi (Backlog).

Sumber : https://m.bareksa.com/id/text/2017/03/27/sri-mulyani-backlog-perumahan-makin-meningkat-bagaimana-solusinya/15192/analysis 

Undang - undang perumahan Rakyat mengamanahkan, Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) menyasar pendapatan sekitar Rp 4 juta. Sehingga tidak bisa disebut MBR, ketika penghasilan Rp 4,1 juta. Sedangkan banyak pekerja yang gajinya Rp 5 - Rp 8 Juta belum punya rumah.

Pekerja yang memiliki pendapatan diatas Rp 5 sampai Rp 8 juta saja masih sulit mendapatkan rumah, karena tidak masuk kriteria MBR. Dengan pendapatan sebesar itu, pekerja kesulitan mendapatkan akses Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Sumber : https://m.liputan6.com/amp/2938413/pemerintah-bakal-ubah-kriteria-masyarakat-berpenghasilan-rendah

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melansir baru 2,5% pekerja sektor formal yang menikmati fasilitas Pembiayaan Perumahan. hambatan pekerja formal mendapatkan fasilitas pembiayaan, karena tidak mempunyai penghasilan tetap dan menabung yang kurang 

Sumber : https://m.cnnindonesia.com/ekonomi/20170520100104-78-216078/cuma-25-persen-pekerja-informal-nikmati-subsidi-perumahan

Problematika masyarakat dalam memiliki hunian adalah terbatasnya akses KPR ke perbankan. Namun dengan properti berkonsep islami, masyarakat akan dimudahkan ketika memilih skema pembayaran KPR, tanpa melibatkan pendanaan pihak ketiga lagi.

Oleh Sebab itu, Hasanahland.com sebagai Developer Properti Syariah, menghadirkan konsep baru yaitu "PROPERTI SATU HARGA" dimana Harga Cash sama dengan Harga Kredit tanpa Up Harga. Insya Allah, properti satu harga ini lebih bermanfaat bagi umat. Mudah, murah, tapi ga murahan. 

Kabar baiknya Properti satu harga ini bebas anda cicil sampai 10 bahkan 15 tahun. Lebih menguntungkan, karena akadnya BEBAS RIBA tanpa campur tangan pihak ketiga. 

(Contoh: Nilai Cash sebuah rumah sebesar 300 juta, maka Kredit juga senilai 300 juta). 

Syariah orangnya, syariah akadnya dan syariah harganya.



Artikel Terkait



Komentar Artikel "Emang Bisa Harga Kredit 10 Tahun sama dengan Harga Cash? "